Radarsulawesi.com, Kendari – Suasana di Desa Wundubite, Kecamatan Poli-Polia, Kabupaten Timur (Koltim) mendadak mencekam pada Jumat (5/9/2025). Rumah milik RH (18), pelaku pembunuhan terhadap anak perempuan berinisial MA (10), dibakar beberapa orang warga pada, Jumat (5/9/2025)
Peristiwa itu terjadi tak lama setelah warga setempat digemparkan oleh kasus tragis pembunuhan MA (10) yang diduga dilakukan oleh RH (18).
Dalam video yang dibagikan di media sosial terlihat sejumlah 5 orang dengan si perekam yang tidak ketahui identitasnya membakar rumah pelaku.
“Sinimi bergeser, habis mi. Sini mi bergeser,”ujar salah satu warga yang merekam aksi tersebut, Jumat (5/9/2025).
“Mampus ko anj**ng,”kata salah satu pembakar.
Aksi itu mengagetkan netizen. Banyak yang menyesalkan perbuatan tersebut. Dianggap rumah pelaku tidak bersalah. Dikhawatirkan tempat tinggal orang tuanya akan hilang.
“Rumah ortu pelaku pembunuhan di Koltim akhirnya dibakar massa, kodong org tuanya tadak tau apa-apa juga jadi kena dampaknya, mana rumah papan sederhana lagi kodong. Yang saya kasihani ortunya yang rumahnya begini bukan si pelaku ya klo itu ya harus dipertanggungjawabkan,”komen netizen.
Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian tentang informasi pembakaran itu.
Editor: Redaksi







