Radarsulawesi.com, Kendari – Setelah melakukan pencarian selama beberapa hari, tim SAR akhirnya resmi menghentikan operasi pencarian terhadap seorang lansia yang dilaporkan hilang di kebun Desa Pondoa, Kecamatan Wiwirano, Konawe Utara (Konut). Kamis (9/10/2025).
Kepala KPP atau Basarnas Kendari, Amiruddin, A.S mengatakan hingga pukul 15.30 Wita Pencarian yang dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dengan hasil Nihil.
“Mengingat Ops SAR telah memasuki hari ke- 7 dan tanda-tanda keberadaan korban tidak diketemukan serta hasil koordinasi dengan unsur yang terlibat termasuk keluarga korban, Ops SAR kondisi membahayakan manusia terhadap 1 (satu) orang yang diduga hilang dikebun Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara dinyatakan ditutup,”kata Amiruddin dalam keterangan resminya, Kamis (9/10/2025).
“Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing, Ops SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban,”tutupnya.
Data korban diketahui bernama Yohanes Pemandi (61) Warga Desa Uedago, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali.
Unsur yang terlibat dalam operasi pencarian
Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Konut, K9 Polda Sultra, Polsek Wiwirano, Damkar Konut, Babinsa Desa Langgikima, Aparat Kecamatan, Aparat Desa, Masyarakat sekitar dan Keluarga korban.
Kejadian itu berawal tanggal 29 September 2025 pukul 10.00 Wita korban bersama saudaranya An. Muslimah pergi ke kebun yang terletak di Desa Pondoa Kecamatan Wiwirano, pada saat masih dikebun.
Korban pamit pulang duluan, namun pada saat saudara korban juga pulang ke rumah, korban belum kembali dan telah dilakukan pencarian oleh pihak keluarga dengan hasil nihil hingga informasi ini diterima
Editor: Redaksi













