Radarsulawesi.com Konawe – Sebuah video yang menampilkan badai debu pekat menyelimuti permukiman warga di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) viral di media sosial sejak Selasa (4/11/2025) hingga kini.
Dalam rekaman berdurasi 45 detik itu, terlihat debu beterbangan hingga menutupi jarak pandang. Terlihat beberapa pegawai tambang ikut terkena badai tersebut.
Dari informasi yang dihimpun angin debu itu terjadi di sekitar dermaga PT Pelabuhan Muara Sampara (PMS), Desa Tani Indah, Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sultra, terjadi sekira pukul 16.00 Wita.
Desa-desa terdampak debu di Kecamatan Kapoiala adalah Tani Indah, Lalimbue Jaya, Ulu Lalimbue, Lalonggomuno, Muara Sampara, dan Kapoiala Baru. Menurut warga Kapoiala Baru, Anas Pandi, angin debu juga menerjang permukiman warga di Desa Lambuluo, Kecamatan Motui, Kabupaten Konawe Utara (Konut).
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah daerah belum memberikan pernyataan resmi.
Namun, beberapa tokoh masyarakat mendesak agar pengawasan terhadap perusahaan tambang diperketat, serta meminta perusahaan melakukan penyiraman rutin dan pengendalian debu sesuai standar keselamatan lingkungan.
Video tersebut kini telah dibagikan ribuan kali di media sosial dan memicu diskusi luas mengenai dampak pertambangan di Konawe.
Warga berharap perhatian serius dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Editor: Redaksi







