Radarsulawesi.com, Kendari – Suasana Pasar Lelang Ikan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada akhir pekan kembali dipadati pengunjung. Sejak pukul 05.30 pagi, ratusan pembeli sudah memadati area pelelangan untuk berebut ikan segar hasil tangkapan nelayan yang baru tiba, Minggu (26/10/2025).
Kepadatan terlihat bukan hanya di area transaksi, tetapi juga di jalan menuju pasar. Sejumlah kendaraan roda dua dan empat tampak mengantre panjang untuk masuk ke lokasi.
Aktivitas bongkar ikan dari kapal nelayan pun berlangsung bersamaan, menambah semarak suasana pasar.
Dari pantauan di lokasi para pedagang memadati area jalan depan lelang sampai didalam. Terdiri dari pedagang sayur, perabotan rumah, ayam, hingga ikan lokal Sultra.
Kepadatan ini juga tak biasa terjadi. Hal ini juga disebabkan karena adanya perbaikan infrastruktur pasar lelang yang hendak diperbaharui pemerintah setempat. Akibatnya para pedagang sementara direlokasi dipelataran area lelang.
Seorang pedagang, mengaku penjualan meningkat drastis di akhir pekan.
“Kalau Sabtu dan Minggu, pembeli bisa dua kali lipat dari hari biasa. Banyak yang datang dari luar kota juga, mau ambil stok untuk dijual lagi,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Siti (29) mengatakan sengaja datang pagi agar bisa mendapat ikan segar dengan harga lebih murah.
“Kalau kesiangan, banyak jenis ikan yang habis. Jadi harus cepat,” katanya.
Jenis ikan yang paling diminati antara lain Ekor Kuning, Katombo, dan Kakap Merah, dengan harga bervariasi antara Rp45.000 hingga Rp65.000 per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.
Meski padat, suasana pasar tetap kondusif. Aktivitas ramai di Pasar Lelang Kendari setiap akhir pekan menjadi bukti tingginya permintaan ikan segar di kota ini. Bagi sebagian warga, belanja di pasar lelang bukan sekadar kebutuhan, tapi juga menjadi rutinitas khas di Sabtu dan Minggu pagi.
Editor: Redaksi







