Ratusan Warga Kendari Gelar Aksi Bela Palestina, Seru Pemerintah Kirim Tentara Bebaskan Palestina 

Radarsulawesi.com, Kendari – Ratusan warga Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) memadati kawasan Tugu Religi pada Minggu (23/11/2025) dalam aksi solidaritas untuk Palestina. Massa yang terdiri dari mahasiswa, organisasi masyarakat, komunitas pemuda muslim, hingga keluarga membawa bendera tauhid liwa dan rayah dan berbagai poster seruan kemanusiaan terhadap Palestina.

Aksi dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan longmarch dari depan Masjid Al Kautsar Kendari lalu berkumpul di area Tugu Religi. Sepanjang aksi, peserta meneriakkan yel-yel “Bebaskan Palestina!” dan “Khilafah Solusi Umat, Solusi Palestina!” sambil menggelar doa bersama untuk para korban di Gaza.

Salah satu panitia menyampaikan bahwa aksi ini adalah bentuk dukungan keimanan sebagai seorang muslim terlebih dukungan moral masyarakat Kendari atas tragedi kemanusiaan yang terus terjadi di Palestina yang masih terus terjadi.

“Kami meminta pemerintah, presiden mengambil langkah lebih tegas. Jangan hanya mengecam. Kami mendesak pemerintah mengirim tentara untuk membantu membebaskan tanah Palestina dari penjajahan,” ujarnya lantang dari atas mobil komando, Minggu (23/11/2025).

Salah satu orator juga mengutuk tindakan Israel yang melanggar kesepakatan gencatan senjata, mereka tidak bisa dipercaya, kaum kera terkutuk.

Ia mengatakan menolak solusi dua negara yang telah dibuat Amerika dan sekutunya yang dinilai hanya bagian dari strategi untuk terus menjajah Palestina.

“Solusi Palestina hanya lah Jihad dan Khilafah, tanpa itu kemerdekaan Palestina tidak akan pernah terwujud dan kaum Yahudi Israel masih akan terus mendzalimi saudara kita,”Tegas Orator aksi.

Sementara itu, aparat kepolisian terlihat berjaga di sejumlah titik untuk memastikan aksi berlangsung aman dan tertib. Hingga aksi berakhir pukul 11.30 WITA, kegiatan berlangsung damai tanpa insiden.

Aksi Bela Palestina di Kendari ini menjadi salah satu dari rangkaian solidaritas yang digelar di berbagai kota Indonesia, menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu kemanusiaan global.

Editor: Redaksi

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *